Kota Tanjung Pinang

Kota Tanjung Pinang
Berkas:Lambang Kota Tanjung Pinang.png
Lambang Kota Tanjung Pinang
{{{peta}}}
Peta lokasi Kota Tanjung Pinang
Koordinat :
Motto: Jujur Bertutur Bijak Bertindak
Provinsi Kepulauan Riau
Ibu kota {{{ibukota}}}
Luas 812,7 km²
Penduduk  
 Â· Jumlah 192.493
 Â· Kepadatan 7.681/km² jiwa/km²
Pembagian administratif  
 Â· Kecamatan 4
 Â· Desa/kelurahan
Dasar hukum {{{dasar hukum}}}
Tanggal 17 Oktober 2001
Hari jadi {{{hari jadi}}}
{{{kepala daerah}}} {{{nama kepala daerah}}}
Kode area telepon {{{kodearea}}}
APBD {{{apbd}}}
DAU {{{dau}}}
Suku bangsa {{{suku bangsa}}}
Bahasa Indonesia, Melayu, Tiochiu
Agama Islam, Kristen, Buddha
Flora resmi {{{flora}}}
Fauna resmi {{{fauna}}}
Zona waktu {{{zona waktu}}}
Bandar udara {{{bandar udara}}}

Situs web resmi: www.tanjungpinangkota.go.id

Tanjung Pinang, Kota Bestari
Tanjung Pinang, Kota Bestari

Kota Tanjung Pinang adalah salah satu Daerah Tingkat II sekaligus merupakan ibu kota dari Provinsi Kepulauan Riau di Indonesia dengan Koordinat 0º5' Lintang Utara; 104º27' Bujur Timur. Kota ini memiliki pesona menarik dengan beragam kultur budaya suku dari hampir seluruh Indonesia masuk ke kota ini, dengan bahasa Melayu yang masih tergolong klasik, dan sedikit unik terdengar di telinga orang-orang dari luar kota namun memiliki daya tarik tersendiri. Kota ini memiliki cukup banyak area wisata seperti Pulau Penyengat yang hanya berjarak kurang lebih 2 mil dari pelabuhan laut Tanjung Pinang, pantai Trikora dengan pasir putihnya kurang lebih 65 km dari kota dan pantai Cermin di pusat kota. Tanjung Pinang ditingkatkan statusnya menjadi kota dengan UU Nomor 5 Tahun 2001 tanggal 21 Juni 2001.

Ada kota kecil berjarak kurang lebih 24 km dari kota ini yang bernama kota Kijang.

Pelabuhan laut Tanjung Pinang (pelabuhan Sri Bintan Pura) memiliki kapal-kapal jenis feri dan feri cepat termasuk juga speedboat untuk akses domestik ke pulau Batam dan kota-kota lain di Riau daratan, kepulauan Karimun dan Kundur, serta akses internasional ke negara Malaysia dan Singapura

Daftar isi

[sunting] Sejarah

Monumen perjuangan pahlawan nasional Raja Haji Fisabilillah
Monumen perjuangan pahlawan nasional Raja Haji Fisabilillah
Monumen perjuangan Raja Haji Fisabilillah yang berada di pantai tepi laut (sunset)
Monumen perjuangan Raja Haji Fisabilillah yang berada di pantai tepi laut (sunset)

Sebelum kemerdekaan, Kota Tanjungpinang berasal dari Kerajaan Melayu yang didirikan sekitar Abad XVI. Menurut sejarah pusat pmerintahan berkedudukan di Pulau Penyengat, sekarang ini menjadi lokasi pariwisata budaya sebagai pusat pengembang budaya melayu. Dengan raja pertama yang memerintah adalah bernama Raja Abdul Rahman. Pada masa pemerintahan rajanya dari tahun 1722-1911 menjalankan dengan adil dan bijaksana, sehingga kesejahteraan rakyatnya meningkat dan selain itu juga berhasilan menjalankan roda pemeritahnya, sehinga terkenal di Nusantara serta kawasan Semenanjung.

Setelah Sultan Riau wafat pada Tahun 1911, kerajaan tersebut diteruskan oleh keturunannya dan raja terakhir adalah Raja Jakfaar dan Istrinya bernama Engku Putri Hamidah.

Kemudian setelah kemerdekaan Republik Indonesia diperoleh dari penjajahan, maka pada erah otonomi daerah wilayah kerajaan ini menjadi bagian dari Kota Tanjungpinang.

Tugu proklamasi yang berada dekat dengan pelabuhan Tanjung Pinang
Tugu proklamasi yang berada dekat dengan pelabuhan Tanjung Pinang

Kota Tanjungpinang setelah depenitif dengan melalui pemilihan Walikota oleh DPRD Kota Tanjungpinang, maka sebagai Walikota yang terpilih untuk pertama kalinya, adalah Suryatati A.Manan menjadi Kepala Daerah, beliau memerintah sejak tahun 2002 sampai sekarang dengan usia pemerintah baru memasuki pada usia tahun ke 6 Sebagai pusat pemerintah berada di Kota Tanjungpinang di pemukiman padat penduduk dan untuk masa akan datang pusat pemerintah di pusatkan bagian selatan yaitu di Senggarang, hal ini adalah sebagai mengimbangi kesenjangan pembangunan dan pekepadatan penduduk yang selama ini berpusat di kota lama (bagian sebelah utara).TERBENTUKNYA KOTA TANJUNGPINANG

[sunting] Pemerintahan

Kota Tanjungpinang dipimpin oleh seorang walikota, yang saat ini dijabat oleh Suryatati A.Manan (periode 2007-2012). Wilayah Kota Tanjungpinang kemudian dibagi lagi menjadi 4 kecamatan dan 18 kelurahan.

[sunting] Kecamatan

Gedung Perpustakaan di Jl. Sukarno-Hatta Tanjung Pinang
Gedung Perpustakaan di Jl. Sukarno-Hatta Tanjung Pinang

Kecamatan-kecamatan di kota Tanjung Pinang adalah:

[sunting] Transportasi Kota

Kota Tanjung Pinang dilengkapi 1 pelabuhan domestik dan Internasional serta Bandara Kijang Internasional

[sunting] Geografi

Sebagian besar merupakan dataran rendah dan kawasan rawa bakau sehingga memudahkan upaya pengembangan kota.

[sunting] Iklim

Tropis Basah dengan temperatur 18 º c – 30 º c Tekanan Udara 1.010,2 mbs – 1.013,7 mbs

[sunting] Musim

Pelataran Dragon boat-race di samping pelabuhan Tanjung Pinang
Pelataran Dragon boat-race di samping pelabuhan Tanjung Pinang

Musim hujan : September – Juni Musim kemarau : Juli - Agustus

[sunting] Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki galeri mengenai:
Wikisumber memiliki naskah atau teks asli yang berkaitan dengan:

Wikitravel   Lihat panduan wisata Kota Tanjung Pinang di Wikitravel


Ustronie Morskie Teksty piosenek tapety na pulpit pompa ciepła Ustawki kibiców Promocja Canon IXUS 860 Imprezy klubowe Poznań nieruchomości Opisy hp 36a tanie linie Pionieer Nauka Angielskiego frezarki obrabiarki BitComet kick koparki Bułgaria wczasy Karaoke expekt COOLsurf